buaian rasa

sekali pernah di penjuru itu
menilai kocak dan riak
pada puing-puing cipta
saat langit petang merahjingga
kala angin sepoi menyapa
aku kekal bisu
barangkali
… ombak itu lebih mengerti
demikian kata hati…

Alang Budiman
24 Ogos 2012
Jumaat, 6 Syawal 1433H

About chairulfahmy

A writer.
This entry was posted in Sajak Alang Budiman. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Jawapan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s